Parlementaria Advertorial

43 Kandidat Berebut Kursi KPID Kaltim, Seleksi Wawancara Jadi Penentuan Akhir!

KOTAKU, SAMARINDA–Persaingan menuju kursi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur (Kaltim) periode tahun 2025–2028 semakin ketat.

Sebanyak 43 peserta kini memasuki tahap akhir, yakni seleksi wawancara, setelah sebelumnya melewati serangkaian ujian seperti Computer Assisted Test (CAT) dan psikotes.

Seleksi wawancara berlangsung selama dua hari, 30 September hingga 1 Oktober 2025, di Hotel Grand Astara Balikpapan.

Saat hari pertama, sebanyak 22 peserta diuji langsung oleh Ketua Tim Seleksi (Timsel) yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal bersama Sekretaris Timsel Franxisca Mariani serta anggota lainnya, yakni Zamroni, Mohamad Reza, dan Warkhatun Najidah.

Hari berikutnya, giliran 21 peserta tersisa yang menjalani sesi wawancara intensif.

Muhammad Faisal menjelaskan, proses seleksi KPID tahun ini cukup panjang dan ketat. Dari total 50 pendaftar, tersaring 47 setelah seleksi administrasi.

Empat di antaranya merupakan Incumbent yang langsung melaju mengikuti Fit and Proper Test tanpa melalui proses seleksi lanjutan, di hadapan anggota DPRD Kaltim.

Sementara 43 peserta lainnya bersaingdalam tahap wawancara.

“Nilai dari tiga tahap seleksi — CAT, psikotes, dan wawancara — akan digabung. Dari situ akan muncul 21 nama terbaik yang kami serahkan ke DPRD Kaltim,” ujar Faisal, Jumat (3/10/2025).

Dia menegaskan, komisioner terpilih nantinya memiliki integritas tinggi, memahami regulasi penyiaran, serta mampu bekerja secara kolektif dalam tim.

“KPID adalah lembaga kolegial, jadi kemampuan kolaborasi sangat penting untuk mewujudkan siaran berkualitas bagi masyarakat Kaltim,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kaltim Andi Abd Razaq, menyebut hasil seleksi akan diserahkan ke DPRD, 15 Oktober mendatang.

DPRD Kaltim kemudian akan melanjutkan proses Fit and Proper Test untuk menetapkan tujuh komisioner definitif dan tujuh cadangan.

“Kami berharap komisioner yang terpilih nanti benar-benar bisa menjaga ruang publik penyiaran di Kaltim agar tetap sehat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top

You cannot copy content of this page